Thursday, October 25, 2018

Gubernur Kalbar Serukan Sarjana Membangun Desa

Pontinakan, SP – Gubernur Kalimantan Barat meminta para sarjana kembali membangun desa. Ilmu yang didapat di perguruan tinggi dapat digunakan untuk membangun desa.      

Hal itu diungkapkan Sutarmidji dihadapan wisudawan Universitas Tanjungpura, Kamis (25/10). Pada Tahun 2018/2019 Universitas Tanjungpura meluluskan 2.110 sarjana baru.   

Sutarmidji yang juga Ketua Ikatan Alumni Untan mengatakan, selama ini sarjana cenderung memilih tinggal di kota dan engan kembali ke daerah asal. “Saya harap yang dari desa kembali lagi untuk membangun desanya. Kecuali, sudah punya wadah berkiprah di dunia lain,” kata Sutarmidji.   

Menurut Sutarmidji, di desa ada banyak peluang besar untuk berkembang. Kalbar memiliki 2.031 desa yang tersebar di 14 kabupaten/kota dan hanya satu yang berstatus desa mandiri.   

“Sisanya ada 54 desa maju, 349 desa berkembang, 865 desa tertinggal, 566 desa sangat tertinggal, dan 196 desa belum berstatus. Seharusnya bisa menjadi perhatian para sarjana agar bagaimana bisa memberikan kemajuan bagi desa.”   

Alokasi dana desa yang besar dapat menjadi peluang nyata. Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat juga memiliki kebijakan memberikan belanja langsung di desa sebesar 20 persen.   

“Itu peluang usaha bagi mereka yang mau kembali ke desa dan upaya meningkatkan pendapatan desa. Jika peluang itu dimanfaatkan, dapat membuat seseorang mendapatkan penghasilan lebih dari pegawai negeri sipil (PNS) dengan lama masa kerja 5 tahun,” ujar Sutarmidji. (nak/)  

Related Posts:

0 comments:

Post a Comment